JAKARTA (Katolikku.com) - Paus Fransiskus kembali mengalami masalah pada lututnya yang akhirnya menghalangi rencananya untuk segera mengunjungi Rusia dan Ukraina sesuai rencana sebelumnya.
Selain itu, sakit yang dideritanya itu juga menyebabkannya tidak bisa menghadiri pertemuan para pemimpin agama di Kazakhstan pada 13-15 September 2022 mendatang.
Hal tersebut terungkap saat Paus Fransiskus ditanya tentang rencana yang dia umumkan sebelumnya tentang kunjungan ke Rusia dan Ukraina.
Baca Juga: 147 Tahun SVD, 1875 - 8 September - 2022 (Menyimak Harapan Uskup Ruteng, Mgr Siprianus Hormat)
Dalam rencananya, kunjungan ke Rusia dan Ukraina itu dimaksudkan untuk mendorong dialog guna mengakhiri permusuhan kedua negara tersebut, menyusul perjalanannya baru-baru ini ke Kanada.
Menurut rencana, Paus Fransiskus dijadwalkan berada di ibu kota Kazakhstan, Nur-Sultan, untuk menghadiri Kongres VII Pemimpin Dunia dan Agama Tradisional.
Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Reuters pada Juli, Paus mengatakan dia ingin mengunjungi Kiev tetapi juga ingin pergi ke Moskow untuk mendorong perdamaian.
Baca Juga: Manggarai Timur Juarai Kategori CCR, Siap Jadi Perwakilan NTT di Pesparani Nasional
Dia kemudian mengatakan kepada Reuters bahwa dia mengalami patah tulang kecil di lutut ketika salah melangkah saat ligamen meradang.
Sebelumnya Paus secara tersirat menuduh Rusia melakukan "penaklukan bersenjata, ekspansionisme, dan imperialisme" di Ukraina. ***
Artikel Terkait
Paus Fransikus akan ke India Menerima Undangan Perdana Menteri Modi
Paus Fransikus Menyampaikan Belasungkawa atas Tragedi Ledakan Tambang Siberia
Terkait Pengunduran Uskup Paris, Paus Fransikus: Yang Paling Serius adalah Dosa Kedengkian, Bukan Dosa Daging
Paus Fransikus Kecam Invasi Rusia Ke Ukraina: "Atas Nama Tuhan, Hentikan Invasi Ini"
Paus Fransikus Kunjungi Umat Katolik di Malta pada Sabtu Ini
Tanpa Lelah Perjuangkan Perdamaian di Ukraina, Paus Fransikus Ingin Berdialog dengan Pemimpin Ortodoks Rusia
Selama Bulan Maria, Paus Fransikus: Mari Kita Berdoa Setiap Hari untuk Perdamian Ukraina
Paus Fransikus Menduga NATO Memprovokasi Rusia untuk Serang Ukraina
Begini Pesan Paus Fransikus untuk Uskup Agung Kupang Mgr Turang