profil

APTI 'HOTEL SCHOOL' Hadir di Bintaro, Tangerang Selatan

Maximus Ali Perajaka
Senin, 5 September 2022 | 13:40 WIB
Kepala LLDIKTI Wilayah IV: Banten dan Jawa Barat. Dr. M. Samsuri menyerahkan SK Pendirian APTI kepada Pak Ader, perwakilan dari Yayasan Tunas Persada Nusantara, disaksikan oleh tim APTI, di Aula LLDikti, Bandung, Jumat, 02 September 2022 . (Tulus)

 Kekutan lain dari APTI – HPJ adalah adanya penerpaan Hotel School dengan pembelajaran hampir 70 persen diselenggarakan di Hotel. Dengan demikian para mahasiswa tidak lagi berkutat pada teori atau sekadar praktik pada ‘show room’ seperti di banyak Akademi atau Sekolah Perhotelan. Di APTI, ‘my hotel is my laboratory’.

Terbuka untuk ABK dan Karyawan

Akademi Perhotelan yang terletak di Jl. Raya Jombang no 18 Bintaro Sektor IX serta tempat praktik di Hotel Paragon Jakarta yang terletak di Jl. KH. Wahid Hasyim No.29, RT.14/RW.6, Kb. Sirih, Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10340, Indonesia, memiliki tiga kategori.

Pertama, kelas reguler diselenggarakan di 2 tempat yaitu: Kampus (Jl. Raya Jombang no 18 Bintaro Sektor 9) dan Hotel Paragon Menteng Jakarta. Para siswa akan menghabiskan sebagian besar waktu belajar di Hotel menangani bidang FB, House Keeping, dan Front Office.

Paragon Hotel Room, sebagai laboratorium pratik mahasiswa APTI

Mereka akan melakukan alur: belajar – refleksi – belajar – refleksi. Apa yang dialami di tempat kerja kemudian direfleksikan dalam  kelas dan selanjutnya akan diperbaiki.

Atas pola seperti ini maka pembelajaran praktik yang diselenggarakan di Hotel Paragon misalnya akan melewati proses perkenalan (pertemuan 1 – 3), selanjutnya praktik di bidang pilihan (4 – 7) dan selanjutnya UTS pada pertemuan 8. Pada pertemuan 9 – 14, adakan ada cross teaching-learning di mana mahasiswa akan saling belajar pada bidang berbeda dibimbing oleh temannya yang sudah mendalami bidang tersebut. Kegiatan ini akan diakhiri dengan laporan yang sekaligus menjadi ujian bagi mahasiswa.

Baca Juga: Penyanyi Pop J Balvin Befoto Selifie dengan Paus Fransiskus

Kedua, untuk karyawan hotel yang ingin menjadi sarjana terapan, juga dibuka peluang untuk mengembangkan ilmunya dengan belajar sambil bekerja, bekerja sambil belajar.

Para mahasiswa akan melaksanakan model pembleajaran asinkronus di mana mereka bisa mengakses pembelajaran anytime, anydevice, dan anywhere.

Dengan kemudahan itu mereka bisa belajar melengkapi model yang diberikan.

Berkenaan dengan itu, para mahasiswa APTI akan memiliki tutor atau pendamping di hotel  dimana ia bekerja.

Meski demikian mereka akan melakukan praktik pada hari Sabtu – Minggu di Hotel Paragon. Proses seperti ini akan sangat sejalan dengan Kampus Merdeka di mana para mahasiswa dapat mengonversi pengalaman bekerja menjadi SKS.

Ketiga, APTI juga membuka untuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Sebagaimana namanya, banyak anak ABK yang sangat telaten dan serius mendalami satu pekerjaan.

Untuk para mahasiswa ABK,  APTI akan mendesain dan menerapkan  proses pembelajaran yang khusus, dimana mahasiswa ABK akan mendapat pendampingan khusus, baik dari sisi pedagogis maupun psikologis. Sasarannya adalah setiap ABK  dibantu untuk  fokus dan mengembangkan kompetensi pada satu bidang sesuai minatnya. Dengan begitu  mereka diharapkan akan menjadi sangat cekatan dan profesional pada bidangnya.

Halaman:

Tags

Terkini

Dari Masjid ke Pelayanan Musik Gereja Katolik

Jumat, 20 Maret 2026 | 10:37 WIB

Enam Atlet Katolik yang Menginspirasi Dunia Olimpiade

Sabtu, 14 Februari 2026 | 21:25 WIB

Paus Vigilius, Paus ke-59

Sabtu, 14 Februari 2026 | 11:14 WIB

Paus Santo Agapetus I – Paus ke-57

Jumat, 30 Januari 2026 | 13:04 WIB