• Senin, 27 Juni 2022

Paus Fransiskus: Sekolah Katolik Seharusnya Tidak Menjadi Kristen dalam Nama Saja

- Senin, 23 Mei 2022 | 18:01 WIB
Paus berbicara dihadapar para Bruder De LaSalle dalam audensi pada Sabtu, 21 Mei 2022.
Paus berbicara dihadapar para Bruder De LaSalle dalam audensi pada Sabtu, 21 Mei 2022.

VATIKAN (Katolikku.com) - Berbicara kepada para Bruder De La Salle  Paus Fransiskus mengatakan bahwa sekolah Katolik seharusnya tidak menjadi Kristen dalam nama saja, tetapi pengelola dan para pendidik di sekolah Katolik pertama-tama harus menjadi saksi Injil.

Paus Fransiskus mengatakan hal itu pada kepada sejumlah Bruder dari Serikat De La Salle yang beraudensi dengannya, Sabtu, 21 Mei.

Paus bertemu dengan para Bruder La Salle saat serikat religius itu berpartisipasi dalam Kapitel Umum ke-46 di Roma dengan tema: “Membangun jalan baru untuk mengubah kehidupan.

Baca Juga: Hadir dalam Misa Tahbisan Imam OFM di Gereja Kramat, Ditjen Bimas Katolik Tegaskan Komitmen Dukung Gereja

“Pendidik  di sekolah Kristen atau Katolik, pertama-tama adalah seorang saksi, dan dia adalah seorang guru sejauh dia menjadi saksi,” kata Paus Fransiskus.

“Dan di atas segalanya saya berdoa untuk Anda, agar Anda menjadi saudara tidak hanya dalam nama, tetapi juga dalam kenyataan. Dan untuk sekolah Anda menjadi Kristen bukan dalam nama, tetapi pada kenyataannya, ”ujarnya lagi.

“Kita tahu bahwa ‘jalan’, jalan yang benar-benar baru, adalah Yesus Kristus,” kata Paus Fransiskus.

“Dengan mengikutinya, dengan berjalan bersamanya, hidup kita diubahkan, dan kita pada gilirannya menjadi ragi, garam dan terang.”

Para Bruder De La Salle, yang secara resmi dikenal sebagai Serikat Bruder yang fokus mengelola pendidikan. Serikat inididirikan oleh St. John Baptist de La Salle untuk memberikan pendidikan Kristen kepada kaum muda, terutama orang miskin.

Halaman:

Editor: Maximus Ali Perajaka

Sumber: National Catholic Register

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X