Baca Juga: Setneg Vatikan, Kardinal Parolin: Perjanjian dengan China Bergerak Menuju Pembaruan
Bagi APTI, pendampingan bagi ABK bukanlah hal yang baru. Sebab Sekolah Tunas Indonesia yang menjadi basisnya, sejak berdiri tahun 1996, sudah terkenal sebagai sekolah inklusi.
“Pengalaman itulah yang membuat APTI dan Yayasan memiliki keyakin atau rasa percaya diri untuk mendampingi ABK secara sangat profesional,” ujar Rober Bala.
Kuliah 17 Oktober 2022
APTI Hotel School akan memulai kuliah berbeda dari perguruan tinggi umumnya. Hal ini dilakukan selain karena SK baru diterima 23 Agustus, tetapi juga karena memang sengaja direncakanan untuk memungkinkan mahasiswa yang belum diterima di Perguruan Tinggi lain memiliki waktu memutuskan untuk kuliah.
Yang menarik, APTI juga menawarkan beasiswa penuh mencakup SPP dan SKS untuk 5 (lima) mahasiswa berprestasi tetapi berasal dari keluarga tidak mampu.
Beasiswa itu berlangsung selama 4 tahun sampai tamat, tentu saja dengan syarat agar penerima beassiwa dapat menjaga IP tidak kurang dari 3.00.
Ada juga beasiswa 100 persen SPP untuk 10 siswa pendaftar pertama.
Kesempatan inilah yang dapat dimanfaatkan oleh calon mahasiswa untuk secepatnya menguploadkan data-datanya ke link pendaftaran:www. bit.ly/3Sc2mev
Sekali lagi diharapkan agar mahasiswa dapat memanfaatkan peluang ini untuk segera mendaftar dan tidak sampai terlambat.
Baca Juga: Biarawati Amerika Diselamatkan oleh Pasukan AS Setelah Disandera Lima bulan di Burkina Faso
Mendengar informasi ini, seorang bapak yang pernah berencana mendaftarkan anaknya untuk masuk ke program D4 Perhotelan di sebuah Sekolah Tinggi Pariwisata di Jakarta merasa sangat tertarik, karena biaya kuliah yang ditawarkan APTI, sangat murah.
“Untuk dapat kuliah di Perhotelan dibutuhkan minimal 35 juta pada semester pertama. Hal itu sangat berbeda dengan APTI yang dengan kualitas yang sama hanya meminta Rp 16.900.000 di semester awal (itupun bisa dicicil 3x),” ujarnya.
Bahkan untuk dana tersebut (Rp 16.900.000), para calon mahasiswa masih berpeluang mendapat potongan SPP 100% (Rp 6.000.000) sehingga hanya membayar Rp 10.900.000 saja pada semester pertama.
Artikel Terkait
Paus Fransiskus: Sekolah Katolik Seharusnya Tidak Menjadi Kristen dalam Nama Saja
Konggres Pendidikan Katolik Antar-Amerika ke-27: Sekolah Katolik Punya Masa Depan
Paus pada Misa Pentakosta: Mari Kita Duduk di Sekolah Roh Kudus
Anggota DPRD Protes Dirjen Bimas Katolik atas Pembekuan 2 Sekolah di Kalbar
Begini Pernyataan Sikap PMKRI Kalbar atas Pembekuan Dua Sekolah oleh Dirjen Bimas Katolik
Berikut Ini 8 Poin Penegasan dari Ditjen Bimas Katolik Terkait Pembekuan Dua Sekolah di Kalbar
Dana Makan Siang Gratis Sekolah Katolik Terancam oleh Perubahan Aturan Biden Tentang LGBT
'St Thomas More School,' Sekolah Klasik Katolik Pertama di Austria