• Sabtu, 18 April 2026

APTI 'HOTEL SCHOOL' Hadir di Bintaro, Tangerang Selatan

Maximus Ali Perajaka, Katolikku
- Senin, 5 September 2022 | 13:40 WIB
Kepala LLDIKTI Wilayah IV: Banten dan Jawa Barat. Dr. M. Samsuri menyerahkan SK Pendirian APTI kepada Pak Ader, perwakilan dari Yayasan Tunas Persada Nusantara, disaksikan oleh tim APTI, di Aula LLDikti, Bandung, Jumat, 02 September 2022 .  (Tulus)
Kepala LLDIKTI Wilayah IV: Banten dan Jawa Barat. Dr. M. Samsuri menyerahkan SK Pendirian APTI kepada Pak Ader, perwakilan dari Yayasan Tunas Persada Nusantara, disaksikan oleh tim APTI, di Aula LLDikti, Bandung, Jumat, 02 September 2022 . (Tulus)

APTI HOTEL SCHOOL Hadir di Bintaro, Tangerang Selatan

 APAKAH Anda pernah dengar tentang “Hotel School?”

Istilah ini cukup banyak digunakan untuk promosi kursus perotelan bersertifikat untuk para lulusan SMA/SMK. Biasanya, kepada para lulusa itu  diberikan kursus 1-2 tahun di bidang perhotelan. Mereka lalu diterjunkan untuk langsung kerja.

“Mereka bekerja tetapi taraf keterampilan mereka hanya sekadar operator yang selevel D1 dan D2. Mereka tidak bisa mencapai jabatan tertinggi meski sangat profesional karena ijazah mereka hanya  SMA ditambah kursus yang selevel diploma”, demikian seorang pegiat perhotelan memberi kesaksian.

Baca Juga: Renungan Katolik, Senin, 05 September 2022 (, St Laurensius Giustiniani, St Teresa dari Kalkuta)

Pertanyaan yang timbul adalah apakah para lulusan SMA/SMK itu harus puas saja dengan sertifikat? Mengapa proses kerja mereka tidak ‘disertifikasi’ ke jenjang pendidikan formal seperti D4 (Sarjana Terapan?).

“Nah, stereotip inilah yang  hendak diubah oleh Akademi Perhotelan Tunas Indonesia (APTI),” ujar Chaty Naftali, dosen sekaligus Ketua Program Studi Manajemen Perhotelan (D4), APTI Bintaro, Tangerang Selatan.

Hal ini pulalah yang mendorong Owner Hotel Paragon Jakarta, Hotel Paragon Bali dan Hotel Paragon Yogyakarta untuk memulai sesuatu yang berbeda.

Hal berbeda yang ingin dikembangkan oleh Owner Hotel paragon yaitu menjadikan Akademi Perhotelan sebagai sebuah “Hotel School”.

Tim APTI bersama Pak Agus (ketiga dari kanan), salah satu staf di LLDikti IV usai penyerahaan SK Perjizinan APTI
Tim APTI bersama Pak Agus (ketiga dari kanan), salah satu staf di LLDikti IV usai penyerahaan SK Perjizinan APTI (Tulus)

Melalui model ‘Hotel School’ para mahasiswa belajar sembari bekerja dengan porsi  70 persen praktik dan 30 persen teori.  

Melalui model ini, para mahasiswa dapat meraih sejumlah komptensi di bidang perhotelan yang diakui secara legal melalui Ijazah D4 atau  Sarjana Terapan. Artinya, para lulusan Prodi Manajemen Perhotelan APTI akan mengantongi title "S.Tr."

Baca Juga: Bacaan Injil Hari Senin 5 September 2022, Peringatan Fakultatif Santa Teresa dari Kalkuta (Lukas 6:6-11)

Sejatinya, niat hati dan gagasan Owner Hotel Paragon untuk mengembangkan ‘Hotel School’ sudah lama bersemi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Maximus Ali Perajaka

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dari Masjid ke Pelayanan Musik Gereja Katolik

Jumat, 20 Maret 2026 | 10:37 WIB

Enam Atlet Katolik yang Menginspirasi Dunia Olimpiade

Sabtu, 14 Februari 2026 | 21:25 WIB

Paus Vigilius, Paus ke-59

Sabtu, 14 Februari 2026 | 11:14 WIB

Paus Santo Agapetus I – Paus ke-57

Jumat, 30 Januari 2026 | 13:04 WIB
X