• Sabtu, 18 April 2026

Paus Fransiskus 'Menciptakan Kesulitan'

- Kamis, 24 April 2025 | 12:10 WIB
Paus Fransiskus
Paus Fransiskus

Itulah ketakutan yang wajar dan kalau ada kemungkinan untuk menghalanginya maju sebagai Paus adalah hal terbaik yang bisa dilakukan.

Setelah 13 tahun jadi Paus, sebuah periode yang singkat, bisa dipahami bayangan akan kesulitan yang sudah dicptakan.

Untuk sebuah periode, kehadirannya menakutkan terutama ketika dengan bersahaja meminta maaf kepada para korban pelecehan seksual yang dilakukan dalam gereja.

Ia segera menggantikan orang-orang yang terlibat dalam skandal Bank Vatikan. Secara keluar, tindakannya membungkuk dan mencium kaki Presiden Sudan Selatan, Salva Kiir, menjadi ungkapan simbolis yang terlalu kuat.

Sebuah pengorbanan yang tidak saja secara fisik karena saat itu ia sedang mengalami cedera kaki tetapi karena ia memimpin sebuah gereja terbesar di dunia dengan 1,2 miliar umatnya.

Baca Juga: Bacaan Liturgis pada Misa Hari Kamis dalam Oktaf Paskah

Tetapi satu persatu benang kusut diurai. Meski belum sampai pada puncak mengizinkan Perempuan menjadi imam, tetapi dengan mengangkat Suster Raffaella Petrini FSE sebagai Presiden Komisi Kepausan untuk Negara Kota Vatikan dan Presiden Kegubernuran Negara Kota Vatikan sejak 1 Maret 2025 menandakan bahwa hal ini kian mendekati kenyataan dan bakal terwujud selagi ia masih hidup.

Singkatnya ‘kesulitan’ yang diciptakan ternyata kini membuat dunia ‘terngaga’ tanpa kata. Yang ada hanya kagum.

Salah Tempat

Kalau di judul ‘menciptakan kesulitan’ (diberi tanda kutip), maka justru pada bagian kedua ini ditulis apa adanya tanpa tanda kutip. Hal ini merujuk pada persoalan yang ‘dibuat-buat’, diciptakan sendiri oleh manusia dengan berbagai asumsi yang akhirnya menyulitkan hidup.

Hal ini saya peroleh di hari ke-4 wafatnya. Seorang sahabat dari Argentina, mengirimkan sebuah video dari tahun 2009. Saat itu Jorge Bergoglio masih menjadi Uskup Agung Buenus Aires.

Ia hadir dalam sebuah ibadat ekumenis, dalamnya orang-orang dari berbagai denominasi Kristen hadir bersama merayakan Paskah.

Video itu hanya 2 menit tetapi ‘isi semuanya’. Baginya, banyak kali terjadi persoalan karena diciptakan sendiri oleh manusia.

Orang sudah mempersulit diri dengan pikiran yang kemudian membuatnya tak berdaya.

Terinpirasi dari kata-kata Malaikat kepada perempuan yang mengunjungi Yesus di pagi harinya: “Mengapa kamu mencari yang hidup di antara orang maki?” (Lukas 24: 5) mengungkapakn tentan salah tempat yang sering kita lakukan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Maximus Ali Perajaka

Tags

Artikel Terkait

Terkini

'Ternyata Mesti Ada Batas Ketenaran Itu...'

Jumat, 17 April 2026 | 09:39 WIB

Sebuah Kata Penutup tentang Budaya Katolik

Rabu, 15 April 2026 | 21:42 WIB

'Malam Penuh Cahaya Iman'

Senin, 13 April 2026 | 06:02 WIB

Menghadirkan Wajah Allah Berbelas Kasih

Sabtu, 11 April 2026 | 19:37 WIB

Pengakuan Seorang 'Sumber Rahasia' dari Vatikan

Sabtu, 11 April 2026 | 08:00 WIB

'...tidak percaya' (Non crediderunt)

Sabtu, 11 April 2026 | 07:24 WIB

'Pakaian Kemuridan Tetaplah Kita Kenakan'

Kamis, 9 April 2026 | 18:13 WIB

'Menjadi Murid yang Diinjili

Kamis, 9 April 2026 | 18:01 WIB

Kiranya Mata Iman Kita Senantiasa Terjaga

Rabu, 8 April 2026 | 08:31 WIB

Sari Firman: Memotivasi Diri: Pertobatan Sejati

Selasa, 7 April 2026 | 11:47 WIB

Pesan Inspiratif: Maria Magdalena Menangis

Selasa, 7 April 2026 | 06:15 WIB

'Tuhanku Tak Terkalahkan...'

Selasa, 7 April 2026 | 06:10 WIB

Reuni Galilea

Senin, 6 April 2026 | 08:04 WIB
X