Maria Magdalena mencari Dia yang hidup tempat orang mati, sebuah pencarian yang tidak akan menemukan Yesus.
Dia yang hidup harus dicari di tempat orang hidup yakni dalam hati yang berkobar, kasih yang digerakkan, dan hidup yang penuh semangat.
Kata-kata itu mengingatkan saya akan salah tempat yang sering kita lakukan yang sekaligus menggambarkan siapa diri kita.
Contoh paling jelas pada kupu-kupu dan lalat yang memilih tempat karena suda hada preferensi dalam dirinya.
Kupu-kupu cenderung suka tempat yang indah dengan bunga-bunga lebat dan klembapan tinggi karena dalam dirinya ada preferensi.
Sebaliknya lalat lebih suka tempat yang kotor dan menjijikkan karena memang dalam preferensinya diarahkan untuk itu.
Di sini pesan tentang persoalan yang kita ciptakan bisa terjawab. Kotoran dan bangkai tidak bisa dipersalahkan sebagai penyebab.
Masalah di dunia tidak bisa dipersalahkan (karena memang dia sudah jadi masalah). Yang meestinya dipersoalkan adalah adalah preferensi yang sudah ada dalam diri.
Kalau demikian maka persoalan tidak disebabkan, sumbernya ada dalam diri yang sudah punya kecendrungan kepada ‘bangkai’.
Maria Magdalena berdasarkan pengalamannya sudah punya prasangka bahwa Yesus Wafat dan tempatnya ada di antara orang mati.
Tetapi Malaikat itu menghardik bahwa kalau cari Dia, cari di antara orang hidup dan bukan orang mati.
Kata-kata ini begitu kuat menjadi pesan berharga di saat kematian Paus Fransiskus. Ia sadarkan bahwa yang ciptakan masalah dan kesulitan adalah diri kita sendiri.
Kita ciptakan sendiri oleh preferensi, kecendrungan kita yang sudah salah sehingga salah memilih. Yang paling baik adalah tahu di mana dan kapan kita harus berada hal mana ditunjukkan Paus Fransiskus: Dengan presiden Sudan ia tahu bagaimana dan kapan.
Dengan Messi juga ia tahu bagaimana cara masuk, dan dengan siap saja Paus yang ‘fenomenal itu tahu waktunya.
Artikel Terkait
Wasiat Paus Fransiskus
Warga Masyarakat Datangi Kedubes Vatikan untuk Ucapkan Bela Sungkawa atas Berpulangnya Paus Fransiskus
Jenazah Paus Fransiskus Dipindahkan dari Casa Santa Marta ke Basilika Santo Petrus
Kilas Balik, 10 Ucapan Paus Fransiskus yang Paling Menyentuh Hati
Presiden Prabowo Utus Jokowi, Thomas Djiwandono, Ignasius Jona dan Pigai Hadiri Pemakaman Paus
Terangilah Arwah Para Saudara Kami, Khsusunya Bapa Suci Paus Fransiskus, dengan Cahaya Abadi
Bagaimana dan Kapan Mengunjungi Jenazah Paus Fransiskus di Basilika Santo Petrus, Vatikan
Paus Fransiskus dan Kesederhanaan... -Sekadar Satu Perenungan
Kardinal Bo: 'Paus Fransiskus Sangat Menghormati Orang-orang Asia'
Menarik, Paus Fransiskus Meninggal pada Hari Pertama Novena Santa Katarina dari Siena