• Sabtu, 18 April 2026

Setelah Bikin Sensasi ‘Nikahkan’ Anjing, Nena dan Valen Meminta Maaf

- Kamis, 20 Juli 2023 | 08:15 WIB
Acara 'pernikahan' dua ekor anjing
Acara 'pernikahan' dua ekor anjing

Sedikit pun, keduanya mengaku,  tidak ada niatan untuk melecehkan atau tidak menghargai budaya Indonesia terutama budaya Jawa.

 “Kami sangat terima kasih juga karena telah diingatkan kembali untuk lebih memahami budaya tersebut,” tambahnya.

“Kami berjanji tidak akan mengulangi dan akan menjadi pembelajaran kami kedepannya,” lanjutnya.

Meminta maaf kepada gereja Katolik

Nena dan Valen, juga meminta maaf kepada Keuskupan Agung Jakarta dan seluruh umat katolik.

“Kami memohon maaf juga kepada Keuskupan Agung Jakarta dan seluruh umat Katolik untuk berita pemberkatan hewan peliharaan yang disalahartikan oleh masyarakat,” kilahnya.

Baca Juga: Kardinal Zuppi Bertemu dengan Presiden AS Biden, Bahas tentang Penderitaan di Ukraina

Nena dan Valen berdalih bahwa anjing Jojo dan Lena tidak menikah, tapi hanya pemberkatan hewan biasa dilakukan gereja Katolik.

 “Sebenarnya yang terjadi hanyalah pet blessing atau pemberkatan hewan biasa sebagaimana dilakukan oleh gereja di tanggal 4 Oktober.Yaitu pada peringatan tentang St Fransiskus dari Asisi.

Kedua wanita ini mengaku tidak ada niatan untuk melecehkan agama Katolik atau pun  budaya Indonesia terutama budaya Jawa.

“Kami sangat menyesal dan memohon maaf,” kata mereka.

Disomasi

Sebagaimana diberitakan, acara pernikahan anjing tersebut disomasi paguyuban penatacara Yogyakarta.

Ki Abeje Janoko, Ketua Persatuan Pembiwara Republik Indonesia atau PEPARI, sekaligus Ketua Paguyuban Panatacara Yogyakarta atau PPY menyampaikan somasinya. Video diunggah akun TikTok @Abeje Janoko.

"Adat Jawa yang adiluhung kok diaplikasikan pada binatang? Oleh karena itu, atas nama organisasi yang berbandan hukum, kami mewakili kawan-kawan semuanya melakukan protes atau pun somasi,” tegasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Maximus Ali Perajaka

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi

Minggu, 12 April 2026 | 16:58 WIB

Buku Biografi Paus Leo XIV Terbit 28 April Ini

Sabtu, 11 April 2026 | 08:16 WIB
X