• Sabtu, 18 April 2026

Uskup di Kamerun Dikejutkan Dengan Penembakan yang Tewaskan Gadis Cilik

Eleazar, Katolikku
- Kamis, 21 Oktober 2021 | 09:13 WIB
Uskup Buea Mgr Michael Bibi. (Journal du Cameroun)
Uskup Buea Mgr Michael Bibi. (Journal du Cameroun)

BUEA KAMERUN (Katolikku.com) -- Uskup Buea Mgr Michael Bibi mengutuk penembakan pada hari Kamis terhadap seorang gadis muda di sebuah pos pemeriksaan polisi di kota itu.

Uskup Buea Mgr Michael Bibi juga mengutuk pembunuhan tanpa pengadilan terhadap petugas yang bertanggung jawab.

“Saya bergabung dengan suara saya untuk begitu banyak orang lain dalam mengutuk penembakan mengerikan di sebuah mobil yang menyebabkan kematian seorang anak yang tidak bersalah hanya karena pengemudinya tidak mematuhi pemeriksaan keamanan,” kata Uskup Buea Mgr Michael Bibi pada 14 Oktober 2021.

“Saya juga mengutuk pembunuhan perwira polisi yang melakukan tindakan massa, karena tidak ada yang berhak merenggut nyawa manusia.”

Baca Juga: Sejumlah Selebriti Dunia Bertato 'Rosario', Begini Pengakuan Charisma Carpenter

Seperti dilaporkan Catholic News Agency (20/10/2021), Enondiale Tchuengia Carolaise, yang berusia sekitar lima tahun, ditembak mati ketika pengemudi mobil yang ia tumpangi ke sekolah menolak berhenti di pos pemeriksaan polisi. Di dalam mobil ada Enondiale Tchuengia Carolaise, dua anak lainnya, ibunya, dan seorang sopir, demikian dilaporkan France 24.

Seorang polisi melepaskan tembakan ke kendaraan itu, menyerang Enondiale Tchuengia Carolaise.

Pos pemeriksaan semacam itu di Kamerun sering kali melibatkan permintaan suap. Petugas itu diduga menginginkan 500 franc CFA Afrika Tengah, setara dengan $0,89.

Baca Juga: Di Pakistan Gadis-Gadis Non-Muslim di Bawah Umur Diculik dan Dipaksa Masuk Islam

Kerumunan segera berkumpul di lokasi, menangkap petugas gendarme dan memukulinya sampai mati.

Jenazah Enondiale Tchuengia Carolaise dimakamkan pada hari itu juga.

“Saya merasakan kepedihan keluarga mendiang Carolaise dan mereka yang kehilangan orang yang mereka cintai dalam keadaan yang sama,” kata Uskup Bibi.

“Saya menyampaikan belasungkawa saya kepada keluarga yang ditinggalkan dan mendesak Anda semua untuk berdoa bagi orang yang meninggal.”

“Gereja selalu menjunjung tinggi hak untuk hidup bagi setiap individu. Hak ini berasal dari kenyataan bahwa setiap pribadi manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah (Kejadian 1:27), dan dengan demikian memiliki martabat manusia, apa pun kondisinya,” katanya.

Baca Juga: Serangan Paskah Tingkatkan Permusuhan Terhadap Muslim di Sri Lanka

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Eleazar

Sumber: Catholic News Agency

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi

Minggu, 12 April 2026 | 16:58 WIB

Buku Biografi Paus Leo XIV Terbit 28 April Ini

Sabtu, 11 April 2026 | 08:16 WIB
X