• Sabtu, 18 April 2026

Paroki Santa Maria Assumta Kupang Gelar Pertemuan Sinodal, Romo Rudy: Ini Partisipasi dengan Gereja Universal

Abraham Runga Mali, Katolikku
- Sabtu, 30 Oktober 2021 | 17:39 WIB
Perayaan Ekaristi sebelum pertemuan sinodal
Perayaan Ekaristi sebelum pertemuan sinodal

KUPANG (Katolikku.com) -  Setelah Sinodal Keuskupan Agung Kupang resmi dibuka pada 18 Oktober lalu oleh Mgr Petrus Turang, tahapan berikut adalah pembahasan di tingkat paroki.

Karena itu, pada Sabtu, 30 Oktober 202, Paroki Santa Maria Assumpta menggelar pertemuan sinodal bertema “Menuju Gereja Sinodal : Persekutuan, Partisipasi dan Misi”.

Seperti diketahui, pada Oktober 2021, Sri Paus Fransiskus, membuka suatu perjalanan sinodal berjangka tiga tahun dengan tiga tahapan; diosesan, kontinental dan universal, dalam bentuk konsultasi, doa dan penegasan, yang akan berpuncak pada Sidang para Uskup, Oktober 2023 di Roma. 

Baca Juga: Uskup Baucau, Mgr. Basilio do Nascimento Telah Berpulang, RIP

Seperti dilansir mediantt.com, pada pertemuan Sinode 2021-2023 Tingkat Paroki Santa Maria Assumpta Kota Baru Kupang itu, dibuka dengan perayaan ekaristi kudus.

Perayaan dipimpin oleh Pastor Paroki Romo  Rudy Tjung Lake. Dia didampingi Romo Dedy Ladjar, Romo Egy, Romo Andy dan Diakon serta pengurus dan penasehat DPP Paroki, para ketua wilayah, ketua kelompok umat basis (KUB), Orang Muda Katolik (OMK) dan kelompok kategorial se-Paroki Sta Maria Assumpta – Kota Baru Kupang.

Baca Juga: Santo Alphonsus Rodríguez dari Segovia, Spanyol

Romo Rudy mengatakan, sinodal tingkat paroki merupakan  bentuk partisipasi gereja dalam perjalanan sinodalitas Gereja Katolik Universal yang dicanangkan Bapa Suci, Paus Fransiskus, dengan tema utama “Persekutuan, Partisipasi dan Perutusan”.

Setelah selesai perayaan ekaristi, kemudian dilanjutkan dengan pembahasan secara detail 10 pertanyaan penuntun sinodal Paroki Santa  Maria Assumpta.

Baca Juga: Renungan dan Doa Kerahiman Warisan Santa Faustina dari Catatan Harian ke 1488

Setiap tema dibedah secara bersama dalam kelompok selanjutnya diplenokan untuk mendapat sanggahan dan usul saran demi perbaikan, agar nanti menjadi rekomendasi paroki untuk sonodal di tingkat Keuskupan Agung Kupang.

“Semua akan dibagi dalam 10 kelompok sesuai jumlah wilayah untuk membahas 10 pertanyaan penuntun yang disiapkan,” kata Romo Rudy.

10 pertanyaan penuntun utama adalah teman perjalanan, mendengarkan, berbicara, merayakan, bertanggung jawab dalam misi, dialog dalam gereja dan masyarakat, dengan denominasi Kristen lainnya, kewenangan dan partisipasi, memahami dan memutuskan, juga membina diri dalam sinodalitas.

Baca Juga: Para Uskup AS Kritik Keras Pertemuan Paus Fransiskus dan Joe Biden Via Twitter

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Abraham Runga Mali

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi

Minggu, 12 April 2026 | 16:58 WIB

Buku Biografi Paus Leo XIV Terbit 28 April Ini

Sabtu, 11 April 2026 | 08:16 WIB
X