• Sabtu, 18 April 2026

Paus Mengirim Surat kepada Raja Bahrain, Apa Isinya?

Eleazar, Katolikku
- Rabu, 15 Desember 2021 | 08:12 WIB
Paus Fransiskus bertemu dengan Raja Hamad bin Isa Al Khalifa dari Bahrain (3 Februari 2020). Vatican News).
Paus Fransiskus bertemu dengan Raja Hamad bin Isa Al Khalifa dari Bahrain (3 Februari 2020). Vatican News).

MANAMA (Katolikku.com) - Kardinal Luis Tagle, Prefek Kongregasi Evangelisasi Bangsa mengunjungi Bahrain untuk pentahbisan Katedral Our Lady of Arabia. Kardinal juga menyerahkan kepada Raja Bahrain surat dari Paus Fransiskus.

Katedral “Our Lady of Arabia” yang baru dibangun, Awali, Bahrain, diresmikan pada 9 Desember 2021 oleh Raja Hamad bin Isa Al Khalifa dari Bahrain.

Kardinal Luis Antonio Tagle, prefek Kongregasi Evangelisasi Bangsa-bangsa yang menahbiskan Katedral yang didedikasikan untuk Bunda Maria, pada hari berikutnya di hadapan Nunsius Apostolik untuk Bahrain, Kuwait dan Qatar dan Delegasi Apostolik untuk Saudi Arabia, Uskup Agung Eugene Martin Nugent dan Administrator Apostolik Arabia Utara, Uskup Paul Hinder.

Baca Juga: Alibaba Pecat Seorang Wanita yang Mengaku Jadi Korban Pelecehan Seksual

Selama homili dalam Misa, Kardinal mendesak umat beriman untuk menjadi “batu hidup” yang menjadikan Gereja rumah bagi keluarga Allah. Dia juga menyoroti tiga cara di mana orang Kristen dapat tetap menjadi batu yang hidup di dalam Yesus, batu penjuru kita: mendengarkan Sabda Allah, mempersembahkan diri kita sebagai kurban rohani yang dapat diterima Allah, dan pelayanan amal.

 Pertemuan ramah

Kardinal Tagle juga menyerahkan sepucuk surat dari Paus Fransiskus kepada Raja Bahrain. Sebagaimana diketahui, Raja Bahrain sendiri pernah menyatakan keinginannya untuk menerima Paus di Bahrain suatu hari nanti. Pada 3 Februari 2020 lalu, Paus Fransiskus telah menerima Raja dalam audiensi di Vatikan.

Penampakan bagian dalam Katedral Our Lady of Arabia. (Vatican News)
Penampakan bagian dalam Katedral Our Lady of Arabia. (Vatican News)
Itu adalah “pertemuan yang sangat ramah,” kata Uskup Hinder, menggambarkan pertemuan yang berlangsung pada 10 Desember 2021 antara Raja Hamad Al Khalifa dan Kardinal Tagle, didampingi oleh Uskup Agung Nugent. Dia menambahkan bahwa Raja juga menegaskan kembali keinginannya untuk mendorong pembukaan negara yang semakin besar kepada orang-orang non-Muslim.

Baca Juga: Serangan Terhadap Orang Kristen, India Selatan Kumpulkan Informasi Orang Pindah Agama 25 Tahun Terakhir

Selanjutnya, Kardinal Tagle bertemu dengan beberapa anggota komunitas Katolik setempat dan menyoroti “pengalaman unik mereka dalam menjalani persekutuan gerejawi dalam komunitas yang memiliki ciri multi-etnis, multibahasa dan multi-ritual,” yang sebagian besar dibentuk oleh para imigran yang datang ke Bahrain untuk mencari pekerjaan. 

 

Katedral baru

Katedral Our Lady of Arabia yang berbentuk tenda memiliki kapasitas tempat duduk 2300 orang, dan atapnya dimodelkan dalam bentuk kubah segi delapan. Kubah dihiasi dengan ikon yang menceritakan kisah peristiwa penting dalam sejarah Keselamatan.

Tampak depan Katedral Our Lady of Arabia, Bahrain. (Vatican News)
Tampak depan Katedral Our Lady of Arabia, Bahrain. (Vatican News)
Dalam Katedral terdapat dua kapel: kapel Sakramen Mahakudus dan kapel lainnya di mana patung Our Lady of Arabia, Pelindung Vikariat, diabadikan.

Baca Juga: Hanya dalam 12 Hari Gereja Bunda Maria dari Guadalupe di Mexico Dikunjungi 3,5 Juta Peziarah

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Eleazar

Sumber: Vatican News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi

Minggu, 12 April 2026 | 16:58 WIB

Buku Biografi Paus Leo XIV Terbit 28 April Ini

Sabtu, 11 April 2026 | 08:16 WIB
X