SON TAY-VIETNAM (Katolikku.com)- Uskup Dominic Hoang Minh Tien adalah uskup termuda yang memimpin keuskupan terbesar di negara Vietnam saat ini.
Uskup Dominic Hoang Minh Tien ditahbiskan pada Hari Valentine, 14 Februari 2022. Diharapkan momen khusus tersebut dapat ikut mempromosikan persatuan dan cinta di Keuskupan Hung Hoa, yang meliputi beberapa suku, budaya dan bahasa.
Uskup Dominic Hoang Minh Tien yang berusia lima puluh tiga tahun ditahbiskan menjadi uskup Keuskupan Hung Hoa oleh Uskup Emeritus Anthony Vu Huy Chuong di Katedral Son Loc di Kota Son Tay di pinggiran ibukota Hanoi.
Upacara yang dihadiri oleh Uskup Agung Marek Zalewski yang berbasis di Singapura, perwakilan non-residen Takhta Suci untuk Vietnam, 23 uskup agung dan uskup, ratusan imam dan religius dari tempat lain, disiarkan secara online karena protokol Covid-19. Nguyen Huu Long dari Vinh mengatakan Uskup Tien, yang moto episkopalnya adalah persatuan dan cinta, memilih hari pelindung cinta St. Valentine untuk pentahbisannya.
Persatuan dan cinta sangat penting bagi Gereja Katolik dan uskup baru mengambil peran utama dalam memastikan persatuan dan cinta semua umat Katolik di keuskupannya, tambahnya.
Prelatus itu mengatakan seorang uskup dianggap sebagai batang pohon sehingga getah kasih Tuhan beredar di pohon itu dan menyebar ke cabang, daun, bunga, dan buahnya.
Baca Juga: Lord Alton Peringati Keberanian, solidaritas dari 21 Martir Ortodoks Koptik
Uskup Long, yang melayani Keuskupan Hung Hoa selama lebih dari lima tahun sebagai uskup auksilier, mengatakan bahwa sejak tahun 1998 keuskupan yang melayani lebih dari 30 kelompok etnis di sembilan provinsi dan sebagian Kota Hanoi.
Keuskupan ini telah mempertahankan rencana pastoralnya untuk membangun komunitas dengan iman yang kuat, doa yang khusyuk, cinta yang luar biasa, dan semangat misionaris yang kuat.
Dia mengatakan rencana itu telah menghasilkan berbagai buah persatuan dan cinta, yang dia harap akan dilanjutkan oleh uskup baru.
Baca Juga: Mau Tahu Sejarah Awal Perkembangan Umat Katolik Kakaskasen? Berikut Ini Catatannya
Uskup Tien mengatakan penting untuk melakukan pekerjaan penginjilan ulang di antara umat Katolik yang tidak terlalu memperhatikan praktik iman mereka karena perang dan pembatasan agama.
Umat Katolik hanya mendominasi 10 dari 120 paroki sementara sisanya adalah campuran dari berbagai agama dan kelompok etnis.
Artikel Terkait
Jenazah Uskup Legendaris Vietnam Ini Masih Utuh Setelah 23 Tahun Dimakamkan
Masa Adven, Gereja Katolik Vietnam Panen 38 Imam
Paus Fransiskus Angkat Uskup Baru untuk Keuskupan di Vietnam
Seorang Pastor Dominikan Dibunuh di Vietnam
Gereja Katolik di Vietnam, Komunitas Katolik Terbesar Kelima di Asia
Meski Dintindas, Ordo Dominikan di Vietnam Bertumbuh Subur
Hingga Hari ke Lima, Polisi Vietnam Belum Ungkap Identitas Penikam Pastor Joseph Tran Ngoc Thanh
Nguyen Van Kien, Terduga Pembunuh Pastor Joseph Tran Ngoc Thanh di Vietnam 'Tidak Gila'
Pengacara Le Quoc Quan Buka Suara Soal Terbunuhnya Pastor Joseph Thanh di Vietnam
Ini Alasan Mgr Dominic Hoang Tien Dat dari Vietnam Pilih Hari Tahbisannya pada Hari Valentine