• Sabtu, 18 April 2026

Dominic Hoang Minh Tien Ditahbiskan Jadi Uskup Hung Hoa Vietnam

- Rabu, 16 Februari 2022 | 10:43 WIB
Uskup Dominic Hoang Minh Tien dalam Misa Tahbisannya di Katedral Son Loc pada 14 Februari 2022. (UCA News)
Uskup Dominic Hoang Minh Tien dalam Misa Tahbisannya di Katedral Son Loc pada 14 Februari 2022. (UCA News)

SON TAY-VIETNAM (Katolikku.com)Uskup Dominic Hoang Minh Tien adalah uskup termuda yang memimpin keuskupan terbesar di negara Vietnam saat ini.

Uskup Dominic Hoang Minh Tien ditahbiskan pada Hari Valentine, 14 Februari 2022. Diharapkan momen khusus tersebut dapat ikut mempromosikan persatuan dan cinta di Keuskupan Hung Hoa,  yang meliputi beberapa suku, budaya dan bahasa.

Uskup Dominic Hoang Minh Tien yang berusia lima puluh tiga tahun ditahbiskan menjadi uskup Keuskupan Hung Hoa  oleh Uskup Emeritus Anthony Vu ​​Huy Chuong di Katedral Son Loc di Kota Son Tay di pinggiran ibukota Hanoi.

Baca Juga: SIRAMAN ROHANI, Rabu, 16 Februari 2022:Kerjasama dengan Orang Sakit untuk Kebahagiaan dan Keselamatan

Upacara yang dihadiri oleh Uskup Agung Marek Zalewski yang berbasis di Singapura, perwakilan non-residen Takhta Suci untuk Vietnam, 23 uskup agung dan uskup, ratusan imam dan religius dari tempat lain, disiarkan secara online karena protokol Covid-19. Nguyen Huu Long dari Vinh mengatakan Uskup Tien, yang moto episkopalnya adalah persatuan dan cinta, memilih hari pelindung cinta St. Valentine untuk pentahbisannya.

Persatuan dan cinta sangat penting bagi Gereja Katolik dan uskup baru mengambil peran utama dalam memastikan persatuan dan cinta semua umat Katolik di keuskupannya, tambahnya.

Prelatus itu mengatakan seorang uskup dianggap sebagai batang pohon sehingga getah kasih Tuhan beredar di pohon itu dan menyebar ke cabang, daun, bunga, dan buahnya.

Baca Juga: Lord Alton Peringati Keberanian, solidaritas dari 21 Martir Ortodoks Koptik

Uskup Long, yang melayani Keuskupan Hung Hoa selama lebih dari lima tahun sebagai uskup auksilier, mengatakan bahwa sejak tahun 1998 keuskupan yang melayani lebih dari 30 kelompok etnis di sembilan provinsi dan sebagian Kota Hanoi.

Keuskupan ini telah mempertahankan rencana pastoralnya untuk membangun komunitas dengan iman yang kuat, doa yang khusyuk, cinta yang luar biasa, dan semangat misionaris yang kuat.

Dia mengatakan rencana itu telah menghasilkan berbagai buah persatuan dan cinta, yang dia harap akan dilanjutkan oleh uskup baru.

Baca Juga: Mau Tahu Sejarah Awal Perkembangan Umat Katolik Kakaskasen? Berikut Ini Catatannya

Uskup Tien mengatakan penting untuk melakukan pekerjaan penginjilan ulang di antara umat Katolik yang tidak terlalu memperhatikan praktik iman mereka karena perang dan pembatasan agama.

Umat ​​Katolik hanya mendominasi 10 dari 120 paroki sementara sisanya adalah campuran dari berbagai agama dan kelompok etnis.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Maximus Ali Perajaka

Sumber: UCA News (Union of Catholic Asian News)

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi

Minggu, 12 April 2026 | 16:58 WIB

Buku Biografi Paus Leo XIV Terbit 28 April Ini

Sabtu, 11 April 2026 | 08:16 WIB
X