• Sabtu, 18 April 2026

SMK St Yosef Nenuk bersama Lima SMK Lainnya di NTT Ikut Pembekalan Peningkatan Kompetensi secara Daring

- Jumat, 18 Februari 2022 | 16:02 WIB
Siswa SMK St Yosef Nenuk dan Kepsek Pater Piter Dile bataona SVD (iinzert).
Siswa SMK St Yosef Nenuk dan Kepsek Pater Piter Dile bataona SVD (iinzert).

NENUK (Katolikku.com) - Direktorat Jenderal Bina Konstruksi, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Jasa Konstruksi Wilayah (BJKW) IV Surabaya bekerjasama dengan enam Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan pembekalan peningkatan kompetensi tambahan bagi siswa-siswi lulusan SMK secara online (daring).

Keenam SMK yang megikuti kegiatan tersebut adalah  SMK Katolik St Yosef Nenuk, SMKN Oeolo TTU, SMKN 2 Komodo Manggarai Barat, SMKN 1 Lobalain Rote, SMKN 1 Kefamenanu dan SMKN 2 Waingapu Sumba Timur.

Kegiatan pembekalan peningkatan kompetensi tambahan bagi siswa-siswi lulusan SMK berlangsung selama dua hari yaitu pada Kamis (17/2) dan Jumat (18/2).

Baca Juga: Caritas Bangladesh Tawarkan Perawatan Kesehatan Gratis untuk Ibu Hamil

Dalam sambutannya, Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Surabaya, Eddy Irwanto, ST.M.Tech yang diwakili Amanda mengatakan dalam rangka menjalankan amanat undang-undang No.2 tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi mengenai kewajiban sertifikasi bagi seluruh tenaga kerja konstruksi maka BJKW IV Surabaya memberikan kegiatan pembekalan peningkatan kompetensi tambahan bagi siswa-siswi lulusan SMK.

Menurut Irwanto tujuan dari kegiatan pembekalan ini adalah menghasilkan kualitas SDM jasa konstruksi pada level terampil dan handal, meningkatkan daya saing yang dinyatakan kompeten dan menjamin pelaksanaan kegiatan yang telah memenuhi standar operational yang berlaku.

Baca Juga: Istri Mantan Bintang Porno Berbagi Kisah

"Kegiatan pembekalan untuk 6 sekolah di Provinsi NTT ini adalah hal baik yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdikbudristek) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tentang kegiatan program vokasi yang merupakan arahan langsung dari Bapak Presiden Jokowi," ungkap Amanda.

Kegiatan ini sudah berjalan di tahun ke lima dan ada beberapa sekolah yang sudah secara rutin dan reguler mengikuti kegiatan ini tetapi memang di tahun 2022 ini ada dinamika perubahan dalam hal peraturan yang berlaku terkait uji sertifikasinya.

SMK St Yosef Nenuk

Pada kegiatan pembekalan kali ini SMK St Yosef Nenuk mengikutsertakan 22 orang siswa-siswi dari jurusan Desain Pemodelan dan informasi Bangunan (DPIB).

Baca Juga: Paus Fransiskus Memberikan Refleksi Pribadi tentang Imamatnya yang Sudah lebih dari 52 Tahun

Mereka mengikuti kegiatan pembekalan tersebut dari ruang UNBK SMK Katolik St.Yosef Nenuk

Kepala SMK St Yosedf Nenuk, Pater Petrus Dile Bataona SVD (Pater Piter) mengaku senang bahwa SMK yang dipimpinnya dilibatkan untuk ikut ambil bagian dalam peningkatan kompetensi para lulusannya kegiatan pembekalan sehingga mendapatkan legalitas dan keabsahan untuk bisa dimanfaatkan di dunia usaha

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Maximus Ali Perajaka

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi

Minggu, 12 April 2026 | 16:58 WIB

Buku Biografi Paus Leo XIV Terbit 28 April Ini

Sabtu, 11 April 2026 | 08:16 WIB
X