• Sabtu, 18 April 2026

Hari Ibu: Paus Fransiskus Kirim Para Ibu 'Doa, Kasih Sayang, Harapan Kita yang Terbaik'

- Minggu, 8 Mei 2022 | 22:00 WIB
Paus Fransiskus melambai kepada para peziarah yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus untuk Regina Caeli pada 8 Mei 2022. (Media Vatikan)
Paus Fransiskus melambai kepada para peziarah yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus untuk Regina Caeli pada 8 Mei 2022. (Media Vatikan)

VATIKAN (Katolikku.com) -Paus Fransiskus meminta umat beriman untuk mengasihi ibu mereka dengan cara khusus pada hari Minggu, pada Hari Ibu, dan mendesak mereka untuk mendaraskan doa yang berkelanjutan untuk perdamaian di Ukraina

“Mari kita dengan penuh kasih mengingat ibu kita – tepuk tangan untuk ibu kita – bahkan mereka yang tidak lagi bersama kita di sini, tetapi yang hidup di hati kita,” katanya dalam pidato Regina Caeli.

“Doa kita, kasih sayang kita, dan harapan terbaik kita untuk semua ibu kita”

Baca Juga: Sekelompok Pria Katolik Berdoa Rosario, Hadang Kelompok Pro Aborsi di Depan Katedral St Patrik, New York

Paus berusia 85 tahun itu berbicara kepada orang banyak yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus di Roma setelah Regina Caeli, doa Maria yang diucapkan selama musim Paskah, pada, Minggu, 08 Mei, siang.

Para peziarah berkumpul untuk berdoa bersama Paus Fransiskus.

Dalam pidatonya, Paus Fransiskus juga meminta Bunda Kami, Bunda Maria dari Pompeii, untuk campur tangan dalam invasi Rusia ke Ukraina.

"Berlutut dalam roh di hadapan gambar Perawan, saya mempercayakan kepadanya keinginan kuat untuk perdamaian banyak orang di berbagai belahan dunia yang menderita bencana perang yang tidak masuk akal," katanya.

Baca Juga: 'Lompatan yang Tak Diduga' ke Gereja Katolik dari Seorang Mantan Pendeta Protestan

“Secara khusus, saya mempersembahkan penderitaan dan air mata orang-orang Ukraina kepada Perawan Suci.”

Komentarnya muncul setelah dia menguduskan Rusia dan Ukraina ke Hati Maria yang Tak Bernoda pada bulan Maret.

Berbicara dari jendela yang terbuka menghadap ke alun-alun, Paus meminta umat Katolik untuk berdoa rosario untuk perdamaian, seperti yang dia lakukan selama Regina Caeli minggu lalu.

“Sebelum kegilaan perang, tolong, mari kita terus berdoa Rosario untuk perdamaian setiap hari,” katanya. “Dan marilah kita berdoa untuk para pemimpin bangsa, agar mereka tidak kehilangan ‘denyut nadi rakyat’ yang menginginkan perdamaian dan yang tahu betul bahwa senjata tidak pernah mencapainya, tidak pernah.”

Baca Juga: 'Mater Ecclesie', Devosi Bulan Maria di Basilika Santo Petrus, Vatikan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Maximus Ali Perajaka

Sumber: Catholic News Agency

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi

Minggu, 12 April 2026 | 16:58 WIB

Buku Biografi Paus Leo XIV Terbit 28 April Ini

Sabtu, 11 April 2026 | 08:16 WIB
X