VATIKAN (Katolikku.com) - Dalam bagian kelima dari wawancara yang diberikan kepada koresponden Reuters, Phil Pullella, Paus Fransiskus merefleksikan perang melawan pelecehan anak dan menegaskan bahwa komitmen Gereja untuk memerangi momok tidak dapat dinegosiasikan.
Pertarungan melawan pelecehan di Gereja dimulai secara perlahan, tetapi hari ini itu adalah jalan yang tidak dapat diubah.
Baca Juga: Bacaan I, Sabtu, 09 Juli 2022: Yes 6:1-8
Paus Fransiskus menekankan hal ini dalam sebuah wawancara dengan Reuters: “(Setelah Boston) Gereja memulai tanpa toleransi secara perlahan dan bergerak maju. Dan saya pikir arah yang diambil dalam hal ini tidak dapat diubah."
Komitmen yang tidak bisa ditawar
Bapa Suci melanjutkan dengan mengatakan bahwa komitmen ini tidak dapat diubah dan tidak dapat dinegosiasikan.
Menanggapi pertanyaan tentang perlawanan yang dalam beberapa kasus ditemui di tingkat lokal dalam penerapan tindakan melawan penyalahgunaan, Paus mengamati: "Ada perlawanan, tetapi setiap kali ada lebih banyak kesadaran bahwa inilah jalannya."
Paus Fransiskus menghormati keputusan Mahkamah Agung AS dan mengutuk aborsi.
Baca Juga: Bacaan Injil, Sabtu, 09 Juli 2022: Inji lMatius 10: 24-33
Paus Fransiskus mengingat kembali pembagian Dikasteri untuk Ajaran Iman menjadi dua bagian, satu didedikasikan untuk pengadilan tentang penyalahgunaan, dan menyatakan kepuasan atas pekerjaan yang telah dan sedang dilakukan.
Paus kemudian mengutip pertemuan baru-baru ini dengan pengunjung yang mengingatkannya bagaimana di negara mereka sekitar 46 persen pelecehan terjadi dalam keluarga dan mencatat bahwa "ini mengerikan".
Tidak pernah dibenarkan
Setelah mengingat apa yang ditunjukkan statistik, Paus menambahkan: “Ini tidak membenarkan apa pun.”
Baca Juga: Shinzo Abe, Akhirnya Meninggal Dunia
Paus mengingat bagaimana bahkan jika itu adalah masalah satu kasus, itu akan memalukan dan perlu diperjuangkan.
Artikel Terkait
Paus Fransiskus Serukan 'Proses Pertobatan' dalam Gereja untuk Cegah Segala Bentuk Pelecehan
Gereja Katolik Prancis Akan Jual Aset untuk Selesaikan Klaim Pelecehan Seksual Puluhan Juta Euro
Paus Fransiskus Ucapkan Terima Kasih kepada Jurnalis yang Ungkapkan Kasus Pelecehan Seksual dalam Gereja
Wartawan Vatican News Tulis Buku Ungkapkan Kekerasan dan Pelecehan yang Dialami Biarawati
Indonesia Bayar Kompensasi kepada Putra Altar, Korban Pelecehan Seksual di Depok
Alibaba Pecat Seorang Wanita yang Mengaku Jadi Korban Pelecehan Seksual
Mantan Paus Benediktus Dinilai Gagal Bertindak Atas 4 Kasus Pelecehan Seksual Anak
Pastor yang Terlibat Kasus Pelecehan Seks Ganggu Konferensi Vatikan
Paus Fransiskus Minta Maaf atas Pelecehan terhadap Anak-Anak Pribumi Kanada
Kata Paus kepada Komisi Perlindungan: Semua Bentuk Pelecehan Tak Dapat Ditolerir