• Sabtu, 18 April 2026

Biarawati Amerika Diselamatkan oleh Pasukan AS Setelah Disandera Lima bulan di Burkina Faso

Eleazar, Katolikku
- Minggu, 4 September 2022 | 08:36 WIB
Suster Suellen Tennyson (kiri), dengan Suster Pascaline Tougma, bidan dari Burkina Faso, dan Suster Pauline Drouin. (ABC News)
Suster Suellen Tennyson (kiri), dengan Suster Pascaline Tougma, bidan dari Burkina Faso, dan Suster Pauline Drouin. (ABC News)

WASHINGTON (Katolikku.com) - Seorang biarawati Amerika berusia 83 tahun, yang diculik oleh orang-orang bersenjata di Burkina Faso utara pada bulan April 2022, telah diselamatkan. Banyak yang percaya pembebasannya adalah bagian dari misi penyelamatan operasi khusus pasukan AS.

Suster Suellen Tennyson, yang berasal dari Louisiana dan anggota Ordo Mariani dari Salib Suci, dibebaskan awal pekan ini, demikian dikonfirmasi Ordonya.

"Ya itu benar! Suellen telah pulih!” tulis Mariani di Facebook. “Dia sekarang aman dan dalam pegamanan AS. Kami (Suster Ann & Renée) terus bekerja sama dengan FBI untuk memfasilitasi proses masuk kembalinya.”

“Dia aman,” kata Suster Ann Lacour, pemimpin tarekatMarianit, kepada Clarion Herald. “Dia ada di tanah Amerika, tapi tidak di Amerika. Dia aman. Dia pulih (Senin) pagi. Kami telah berbicara dengannya. Dia akhirnya akan kembali ke Amerika Serikat.”

Baca Juga: Tanya Jawab Katolik: Mengapa Perlu Ada Misdinar dalam Perayaan Liturgi?

Sr Ann menambahkan, “Dia benar-benar lelah. Saya memberi tahu dia betapa banyak orang mencintainya, dan dia tidak perlu khawatir. Saya mengatakan kepadanya, 'Kamu masih hidup dan aman. Itu saja yang penting.’”

Diyakini bahwa operasi penyelamatan dilakukan untuk mengamankan pembebasannya. Jenderal Mark Milley, ketua Kepala Staf Gabungan AS menyebutkan misi penyelamatan selama upacara pergantian komando pada hari Selasa, dengan mengatakan, “Dan yang terbaru, dalam 48 jam terakhir, mereka menemukan sandera lain,” demikian dilaporkan Military.com.

Seorang juru bicara Komando Afrika AS juga mengkonfirmasi bahwa misi penyelamatan untuk menyelamatkan seorang warga AS yang ditahan di Afrika Barat dilakukan pada hari yang sama, kata Military.com.

“Pada sore hari tanggal 29 Agustus, personel Komando AS Afrika memfasilitasi pergantian aman seorang warga negara Amerika yang telah disandera oleh teroris di daerah terpencil di Afrika Barat,” kata Letnan Cmdr. Timothy S. Pietrack, juru bicara AFRICOM, seperti dikutip.

Baca Juga: Pastor Katolik dan Para Siswa Seminari di Meksiko Dirampok

"KITA. Komando Afrika ingin mengucapkan terima kasih kepada semua mitra Afrika dan internasional kami yang memberikan kerja sama yang sangat baik selama berbulan-bulan menjelang pemulihan ini, khususnya, pemerintah Niger, yang sangat penting bagi upaya ini.”

Suellen, penduduk asli New Orleans, telah melayani sebagai biarawati di Burkina Faso sejak 2014 dan juga mendukung orang-orang yang bekerja di klinik yang dikelola oleh paroki di Yalgo, demikian menurut Vatican News.

Pada tanggal 5 April, ketika Suster Suellen bersama dua biarawati Marianit lainnya di biara, sekitar 10 pria bersenjata menerobos masuk, menghancurkan beberapa barang milik mereka dan menculik Suster Suellen.

Burkina Faso telah mengalami peningkatan eksponensial dalam terorisme Islam sejak 2016, yang juga menyebabkan lebih dari 1,5 juta orang mengungsi.

Baca Juga: Paus Fransiskus Ajak Para Artis Internasional untuk Promosikan Keindahan dan Kebenaran

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Eleazar

Sumber: The Christian Post

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi

Minggu, 12 April 2026 | 16:58 WIB

Buku Biografi Paus Leo XIV Terbit 28 April Ini

Sabtu, 11 April 2026 | 08:16 WIB
X