VATIKAN (Katolikku.com) -- Paus Fransiskus telah menunjuk seorang kardinal Portugis sebagai kepala Dikasteri Vatikan untuk Kebudayaan dan Pendidikan yang baru dibentuk, demikian diberitakan.
Vatikan mengumumkan pada 26 September bahwa paus menunjuk sebagai prefek dikasteri.
Mendonça baru-baru ini menjabat sebagai kepala perpustakaan dan arsip Vatikan, di mana ia mengawasi digitalisasi manuskrip bersejarah dan menciptakan ruang baru untuk menampung pameran sementara.
Kardinal berusia 56 tahun, berasal dari pulau Madeira Portugis, adalah seorang ahli dalam hubungan antara sastra dan teologi, demikian menurut Vatikan. Dia telah menerbitkan puisi serta artikel teologi akademis.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Beri Pesan Khusus Saat Rakerda Pemuda Katolik Jawa Tengah
Mendonça memiliki lisensi dari Pontifical Biblical Institute di Roma dan gelar doktor dalam teologi biblika dari Catholic University of Portugal, di mana ia kemudian mengajar teologi sebagai profesor selama 14 tahun.
Paus Fransiskus memilih Mendonça untuk melayani sebagai pengkhotbah utama untuk retret Prapaskah Kuria Roma pada tahun 2018. Lima bulan kemudian, paus mengangkatnya sebagai kepala pengarsip dan pustakawan Perpustakaan Apostolik Vatikan dengan martabat uskup agung. Dia diangkat ke pangkat kardinal satu tahun kemudian, pada 2019.
Mendonça akan menjabat sebagai prefek pertama dari Dikasteri Vatikan untuk Kebudayaan dan Pendidikan.
Konstitusi apostolik baru Praedicate evangelium menggabungkan bekas Dewan Kepausan untuk Kebudayaan Vatikan dan Kongregasi Pendidikan Katolik bersama-sama untuk membentuk dikasteri baru.
Baca Juga: Dicurigai Berkolusi dengan Asing, Kardinal Yoseph Zen dan Lima Lainnya Diadili di Hong Kong
Dibagi menjadi dua bagian, Dikasteri untuk Kebudayaan dan Pendidikan bekerja “untuk pengembangan nilai-nilai kemanusiaan pada orang-orang dalam cakrawala antropologi Kristen, berkontribusi pada realisasi penuh pemuridan Kristen,” menurut konstitusi.
Dikasteri juga mengoordinasikan kegiatan beberapa akademi kepausan, seperti Akademi Arkeologi Kepausan dan Akademi Teologi Kepausan.
Pengumuman Vatikan juga menyatakan bahwa Uskup Agung Angelo Vincenzo Zani, mantan sekretaris Kongregasi Pendidikan Katolik dari 2012–2022, telah dipilih oleh paus sebagai arsiparis dan pustakawan baru perpustakaan Vatikan.
Baca Juga: Simulasi ‘Head To Head’ Anis Unggul dari Ganjar, Kata Peneliti CSIS
Zani melayani dalam kongregasi pendidikan Vatikan sejak 2002, ketika Paus Yohanes Paulus II mengangkatnya sebagai wakil menteri, pejabat tertinggi ketiga.
Artikel Terkait
Berikut Daftar Lengkap Anggota Dikasteri yang diangkat Paus Fransiskus
Paus Fransiskus Jadi Paus Pertama Lebih dari 700 Tahun yang Buka Pintu Suci
Paus Fransiskus Ajak Para Artis Internasional untuk Promosikan Keindahan dan Kebenaran
Paus Fransiskus Beatifikasi Paus Terakhir Kelahiran Italia
Prefek Dikasteri Pelayan Kasih Kardinal Krajewski Akan Kunjungi Ukraina untuk Keempat Kalinya
Di Dalam Pesawat ke Kazakhstan, Paus Fransiskus Mengatakan Siap Mengunjungi China
Paus Fransiskus kepada Para Pemimpin Agama di Kazakhstan: Setiap Manusia Adalah Suci
Uskup Agung Kazakhstan Paparkan Dampak Pastoral dan Politik Kunjungan Paus Fransiskus
Paus Fransiskus: Orang Kristen tidak Boleh Acuh Tak Acuh Terhadap Korupsi
Mengapa Paus Fransiskus Ingin Mengunjungi Monarki Islam Ini