Momentum utama dalam kegiatan ini adalah pelepasan mahasiswa yang akan menjalani program magang internasional di Taiwan.
Program ini merupakan salah satu unggulan APTI dalam membekali mahasiswa dengan pengalaman kerja global di industri hospitality.
Meski tergolong sebagai institusi pendidikan vokasi yang masih relatif muda, APTI menunjukkan komitmen kuat untuk menembus pasar internasional.
Langkah awal telah dimulai pada September 2025 dengan pengiriman tiga mahasiswa ke wilayah Pioxi–Yilan, Taiwan.
Komitmen tersebut berlanjut pada April 2026, dengan pengiriman 10 mahasiswa ke berbagai hotel ternama di Taiwan, seperti Fame Hall Garden, Shantee Hotel, Suz & Catorce Hotel, hingga Tilun Dongpu Hotel.
Perluasan jaringan kerja sama ini menjadi bukti keseriusan APTI dalam membangun kemitraan global yang berkelanjutan.
Program magang ini tidak hanya memberikan pengalaman kerja berstandar internasional, tetapi juga manfaat ekonomi bagi mahasiswa.
Peserta magang memperoleh penghasilan sekitar 17.000 New Taiwan Dollar per bulan atau setara kurang lebih Rp9 juta, sekaligus memperluas wawasan budaya dan profesionalisme kerja.
Bagi lulusan SMA/K atau sederajat yang tertarik menempuh pendidikan di bidang perhotelan dengan peluang kerja internasional, APTI membuka pendaftaran mahasiswa baru secara daring melalui laman resmi https://admission.apti.ac.id/.
Platform ini memungkinkan proses registrasi yang mudah, cepat, dan transparan.
Melalui kegiatan Hari Keakraban ini, APTI kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya profesional di bidang hospitality, tetapi juga memiliki wawasan global, semangat kebersamaan, serta daya saing tinggi di kancah internasional. (Sandra). ***
Artikel Terkait
Tawarkan Kuliah Gratis, Universitas Katolik Parahyangan Jalin kerja Sama dengan 57 Sekolah
Unwira Kupang hentikan kuliah tatap muka akibat PPKM Level 3
Unika Atma Jaya Kembangkan Mata Kuliah di Metaverse
Mahasiswa Muslim Kuliah di Kampus Katolik, Nyamankah Mereka?
Unika Parahyangan Buka Jalur PMDK Mahasiswa Baru 2024, Ada Beasiswa Diskon Biaya Kuliah 50 Persen
Curhatan Mahasiswa Muslim yang Kuliah di Kampus Katolik, Nyamankah Mereka?
Romo Choky dari Keuskupan Ruteng dan Romo Arfin dari KAJ Diterima Kuliah di Akademi Kepolisian Semarang
Mahasiswi Katolik Nekat Kuliah di Kampus Islam karena Biaya Murah, Sempat Pakai Hijab dan Hapal Al-Qur’an
Bantu Kuliah Mahasiswa, Alumni Atma Jaya Galang Beasiswa