• Sabtu, 18 April 2026

Duterte Tawarkan Posisi Menkes Filipina Kepada Seorang Imam Kalau Pastor itu Mau

Eleazar, Katolikku
- Rabu, 8 Desember 2021 | 10:57 WIB
Pastor Nicanor Austriaco memuji otoritas kesehatan Filipina karena mengendalikan Covid. (UCA News)
Pastor Nicanor Austriaco memuji otoritas kesehatan Filipina karena mengendalikan Covid. (UCA News)

MANILA (Katolikku.com) - Presiden Filipina Rodrigo Duterte bercanda menawarkan seorang imam Dominikan posisi teratas di departemen kesehatan setelah terkesan dengan presentasinya tentang varian Omicron Covid.

Pastor Dominikan, Nicanor Austriaco, seorang ahli biologi molekuler yang mengepalai kelompok penelitian independen di Filipina, diberitahu oleh Duterte bahwa dia dapat menggantikan Menteri Kesehatan Francisco Duque Jr jika dia menginginkan jabatan itu.

“Saya akan dengan senang hati menunjuk Anda sebagai menteri kesehatan yang baru jika Anda setuju,” kata Duterte bercanda kepada Pastor Austriaco selama konferensi pers “Talk to the People” pada 6 November.

Baca Juga: Pengadilan Terhadap Aktivis Kristen di Kamboja Dilanjutkan

Duterte juga bertanya kepada Pastor Austriaco, yang saat ini berada di Amerika Serikat, tentang latar belakangnya sebagai ahli biologi molekuler.

Imam itu mengatakan kepada Duterte bahwa dia ingin orang-orang Filipina mendapat manfaat dari karya ilmiahnya di Massachusetts Institute of Technology.

Dia menolak tawaran Duterte sambil tertawa sambil mengatakan bahwa menteri kesehatan saat ini baik-baik saja.

Duterte mengungkapkan bahwa Duque, yang menghadapi berbagai tuduhan korupsi karena masker wajah dan vaksin yang mahal, ingin mengundurkan diri.

Baca Juga: Paus Fransiskus Berdoa untuk Para Korban Gunung Berapi di Indonesia

“Dia ingin beristirahat setelah semua keributan ini melawannya. Saya memaksanya untuk tetap tinggal tetapi dia akan dengan senang hati memberikan posisinya kepada Anda, saya yakin,” kata Duterte kepada Pastor Austriaco.

Filipina dalam beberapa bulan terakhir.

“Angka [penularan] Covid-19 di Filipina adalah beberapa angka terbaik di dunia … tidak perlu panik,” katanya dalam presentasinya.

Baca Juga: Hari Raya Santa Perawan Maria Dikandung Tanpa Noda, 8 Desember

Ia juga mengatakan warga Filipina dapat merayakan musim Natal dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti mengenakan masker dan physical distancing.

“Pertama, tidak perlu panik. Mari kita rayakan Pasko [Natal]. Ini adalah waktu terbaik dalam 20 bulan untuk seluruh negeri,” kata Pastor Austriaco.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Eleazar

Sumber: UCA News (Union of Catholic Asian News)

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi

Minggu, 12 April 2026 | 16:58 WIB

Buku Biografi Paus Leo XIV Terbit 28 April Ini

Sabtu, 11 April 2026 | 08:16 WIB
X