KIEV (Katolikku.com) - Para uskup Katolik Ukraina berkumpul dalam doa bersama untuk para korban serangan rudal Rusia di kota Vinnytsia, yang menewaskan sedikitnya 23 orang dan melukai lebih dari 200 orang.
“Sangat menyakitkan melihat kematian warga sipil tak berdosa dan penghancuran infrastruktur sipil di jalan-jalan pusat Vinnytsia yang damai, sebuah kota yang merupakan bagian dari archeparky Kyiv saya, yang saya kunjungi belum lama ini,” kata Uskup Agung Mayor Sviatoslav Shevchuk. .
Kepala Gereja Katolik Yunani Ukraina berbicara di sinode para uskup, yang berlangsung di Polandia pada 7-15 Juli.
Baca Juga: 120 Uskup dari Asosiasi Konferensi Waligereja di Afrika Timur Bahas Laudato Si
Shevchuk berdoa bersama para uskup Katolik Yunani Ukraina yang hadir di sinode untuk para korban serangan pada 14 Juli di Vinnytsia, sebuah kota di barat daya Kyiv, dan keluarga mereka yang berduka.
Di antara korban serangan rudal Rusia adalah seorang gadis berusia empat tahun dengan sindrom Down bernama Liza, menurut BBC.
Sekretaris Jenderal PBB António Guterres mengutuk serangan Rusia terhadap warga sipil Ukraina dan infrastruktur sipil.
Serangan rudal menghancurkan sebuah pusat medis, membunuh orang-orang yang datang untuk perawatan dan melukai dua dokter.
Dalam sebuah pesan video pada 15 Juli, Shevchuk mengatakan bahwa “Rakyat Ukraina menangis … untuk korban tak berdosa Vinnytsia.”
“Tiga rudal Rusia menghantam pusat kota, tempat paling ramai di pusat regional ini, di mana terdapat fasilitas medis, rumah sakit bersalin, dan fasilitas pendukung kehidupan lainnya,” katanya.
Gereja Katolik Yunani Ukraina adalah sebuah Gereja Katolik Timur sui iuris dari ritus Bizantium, yang saat ini memiliki sekitar 51 uskup dalam sinodenya. Para uskupnya melakukan pelayanan pastoral di seluruh dunia, termasuk di AS dan Ukraina.
Pertemuan sinode berlangsung di Przemyśl, sebuah kota di tenggara Polandia hanya sembilan mil dari perbatasan barat Ukraina dan 60 mil dari Lviv.
Sinode itu akan diadakan di ibu kota Ukraina, Kyiv, sebelum invasi Rusia dan pecahnya perang hampir lima bulan lalu.
Baca Juga: Renungan Harian Katolik, Minggu 17 Juli 2022: Memilih Bagian yang Terbaik
Artikel Terkait
Bagaimana Komunitas Katolik Polandia dan Ukraina Merayakan Paskah
Tentara Ukraina Mohon kepada Paus Fransiskus Bantu Selamatkan Orang-Orang Mariupol
Umat Katolik Ukraina Berkerumun di Katedral Swedia pada Paskah
Selama Bulan Maria, Paus Fransikus: Mari Kita Berdoa Setiap Hari untuk Perdamian Ukraina
Sudah Ditangkap, Dua Pastor Ortodoks Rusia Terus Menentang Invasi ke Ukraina
Paus Fransikus Menduga NATO Memprovokasi Rusia untuk Serang Ukraina
Paus Fransiskus Ingin Bertemu Putin di Moskow untuk Membahas Perang Ukraina
Biara Ukraina Bersejarah Abad 16 Terbakar Habis setelah Ditembak Rusia
Kunjungi Ukraina, Presiden Jokowi: 'Ini Bentuk Kepedulian Bangsa Inonesia'
Kunjungan Jokowi ke Ukraina dan Rusia:, Ini Harapan Misionaris dari Indonesia