• Sabtu, 18 April 2026

Renungan Katolik, Sabtu, 27 Agustus 2022 (Pekan Biasa XXI, St Monika)

Maximus Ali Perajaka, Katolikku
- Sabtu, 27 Agustus 2022 | 06:40 WIB
Pater Kons Beo SVD
Pater Kons Beo SVD

Bacaan I 1Korintus 1:26-31
Mazmur Tanggapan Mzm 33:12-13.18-21
Injil 25:14-30

"Lama kemudian pulanglah tuan hamba-hamba itu, lalu mengadakan perhitungan dengan mereka"
Mat 25:19
(Post multum vero temporis venit dominus servorum illorum, et posuit rattionem cum eis)

BUKAN hanya soal 'bagi-bagi harta atau mempercayakan talenta.' Pun tak hanya soal bahwa sebentar lagi si tuan itu akan segera pergi keluar negeri (cf Mat 25:14).

Baca Juga: Bacaan I Hari Sabtu 27 Agustus 2022, Peringatan Wajib Santa Monika (i Korintus 1:26-31)

TAK ada pesan konkrit apapun dari si tuan pemberi talenta atau harta itu kepada setiap hambanya. Tentang apa yang mesti diperbuat dengan talenta itu. Yesus hanya lukiskan: "orang itu mempercayakan hartanya kepada mereka" (Mat 25:14).

DAN si tuan itu telah 'pergi jauh.' Kini, tanggungjawab atas harta yang dipercayakan itu ada di tangan setiap hambanya.

Sepenuhnya! Lalu apa yang mesti dilakukan? Kreatif ka mereka? Diperbuat menjadi berganda ka harta itu? Atau? Semuanya tergantung dari, katakan saja, daya serap dari setiap hamba untuk menafsir 'mau-maunya tuan pemilik harta.'

NAMUN yang pasti, si tuan harta itu tentu akan kembali. Dan ada kejutan yang dilakukannya.

Akan ada saatnya "ia melakukan perhitungan dengan para hamba." Di situlah akan nyata terbukti: apa dan bagaimana yang telah dilakukan para hamba dengan harta yang dipercayakan!

DI KEHIDUPAN ini, kita tak lahir 'kosong.' Perlahan namun pasti, akan segera kita sadari bahwa Tuhan ternyata telah karuniakan sekian banyak kesanggupan, bakat pun talenta itu. Dan kita tertantang untuk mengembangkannya.

Baca Juga: Bacaan Injil Hari Sabtu 27 Agustus 2022, Peringatan Wajib Santa Monika (Matius 25:14-30)

SEBAB itulah, mari kita lihat dan sadari dulu apa yang sebenarnya Tuhan percayakan agar dapat dikembangkan.

Tak usah berkecil hati bila dirasa 'sedikit atau pun kurang.' Yang terutama adalah berjuang sedapatnya untuk berkembang.

AGAR dapat berkembang dalam talenta itu, maka berjuanglah. Penuh semangat. Tanpa putus asa. Cari jalan penuh usaha.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Maximus Ali Perajaka

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Renungan 108: Suara Gereja

Sabtu, 18 April 2026 | 14:04 WIB

Menjelajahi Kegelapan Ketakutan

Sabtu, 18 April 2026 | 13:49 WIB

Bacaan Liturgis, Sabtu Pekan kedua Paskah

Jumat, 17 April 2026 | 19:30 WIB

Ratu Surga, Bersukacitalah, Alleluya

Jumat, 17 April 2026 | 14:54 WIB

Putera Allah yang Hidup, Berkatilah UmatMu

Jumat, 17 April 2026 | 14:51 WIB

Rahmat Ilahi Tak Pernah Gagal

Jumat, 17 April 2026 | 11:18 WIB

Tuhan, Perhatikanlah HambaMu.

Kamis, 16 April 2026 | 13:30 WIB

Renungan 106: Tidur dalam Kristus

Kamis, 16 April 2026 | 10:08 WIB

Keyakinan yang Mengubah

Kamis, 16 April 2026 | 10:01 WIB

Tinggallah Beserta kami, ya Tuhan.

Kamis, 16 April 2026 | 06:21 WIB

Bacaan Liturgis pada Kamis Pekan ke-2 Paskah

Rabu, 15 April 2026 | 22:25 WIB
X