SEMARANG (Katolikku.com) - Unika Soegijapranata secara resmi membuka fasilitas Student Care yang dillaunching secara resmi di kampus Unika Pada hari Selasa, 11 Januari 2022.
Melalui pelayanan Student Care. Unika mencoba merespon berbagai hal terkait hak mahasiswa dalam mendapatkan suasana sejuk, aman, nyaman, dan joyful dalam menempuh studinya.
Pelayanan ini mempunyai tagline ‘Talenta pra Patria et Humanitate’ dan konsep yang diusung Rektor Unika Soegijapranata yaitu ‘Inflamere Humanitatem’.
Baca Juga: Ketua Yasukel, RD Herman E. Wetu: Banyak Sekolah di Ende, Flores Kekurangan Guru dan Kepala Sekolah
Acara launching dilakukan melalui ruang virtual Unika dan dibagikan melalui platform zoom dan channel Youtube oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Kemahasiswaan dan Alumni Unika Soegijapranata, Beta Bekti Retnawati, fasilitas Student Care resmi launching di kampus Unika.
Launching tersebut ditandai dengan diadakannya talkshow yang terbagi menjadi dua sesi.
Sesi pertama membahas topik mengenai ‘Speak Up: Menghadapi Kekerasan Seksual dan Bullying’, pada sesi ini, Unika menghadirkan dua narasumber yang berkompeten di bidangnya, yaitu Kuriake Kharismawan dan Christine Wibowo.
Baca Juga: EMBUN PAGI: Tuhan Itu Sangat Baik
Sedangkan pada sesi kedua, diisi dengan topik yang tak kalah menarik, yaitu ‘Ngobras Dodik atau Ngobrol bersama Dosen dan Tendik’, tema yang diangkat sesi ini yaitu ‘Kekerasan Seksual: Tantangan Kita Bersama’.
Pada sesi ini menghadirkan beberapa narasumber, diantaranya yaitu Agnes Arrie Mientarry, Rika Saraswati, Rachmad Djati Winarno, dan Rektor Unika Soegijapranata Ferdinandus Hindiarto yang meneguhkan tersediannya Student Care.
Dalam sambutannya Berta Bekti Ratnawati memberikan apresiasi kepada para dosen yang dengan sukarela meluangkan waktunya untuk mendampingi mahasiswa melalui Student Care.
Baca Juga: Semua Karena Cinta: Mengenang 100 Tahun SVD Berkarya di Manggarai Raya-NTT
“Dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi terdapat hakekat Universitas sebagai rumah belajar yang tidak lekang oleh waktu. Rumah belajar tersebut diharapkan dapat menentramkan dan menumbuhkan atmosfir yang mendukung tercapainya Tri Dharma yang berkualitas,” terang Berta.
Dengan dokumen gereja ‘Ex Corde Ecclesiae’ Unika harus menghadirkan lingkungan kampus yang menebarkan kebaikan dengan menghormati martabat dan keunikan pribadi yang ada di dalamnya.
Artikel Terkait
Matrikulasi Pascasarjana Unika Santo Thomas Medan Berakhir dan Ditutup Rektor Prof Dr Suhol Situngkir
33 Lulusan Prodi Diploma III Kebidanan Unika St. Paulus Ruteng Ikrarkan Sumpah Kebidanan
Terinspirasi Erupsi Merapi 2010, Mahasiswa Unika Parahyangan Juara Satu Disain Arsitektur
Unika Parahyangan Resmi Gelar Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, Buku Saku AKB Covid-19 Disiapkan
8 Psikolog Baru Unika Atma Jaya Ambil Sumpah Profesi
Tim Atlit Taekwondo Unika Santo Thomas Medan Berjaya di Kejuaraan Dunia Cangmookwan 2021
Unika Widya Mandala Surabaya dan PT Pos Indonesia Jalin Kerja Sama
Romo John Boy Lon dari Unika Santu Paulus Ruteng Dikukuhkan sebagai Profesor di Bidang Religi dan Budaya
Yogiara Dilantik Jadi Dekan Faktultas Teknobiologi Unika Atmajaya Periode 2022-2025