• Sabtu, 18 April 2026

Surat Gembala Prapaskah Tahun 2022 Keuskupan Agung Kupang

Abraham Runga Mali, Katolikku
- Jumat, 4 Maret 2022 | 10:04 WIB
Uskup Agung Keuskupan Kupang
Uskup Agung Keuskupan Kupang

KUPANG (Katolikku.com) - Umat Nasrani memasuki Retret agung masa prapaskah, yang diawali dengan perayaan Rabu Abu, 2 Maret 2022.

Manusia berasal dari debu dan akan kembali menjadi debu. Berikut Surat Gembala Uskup Agung Kupang, Mgr Petrus Turang, sebagai panduan iman dalam menjalani retret agung ini hingga Kebangkitan Kristus.

Salam dalam kasih Yesus Kristus. Tuhan dan Juruselamat kita!

 

Saudara-saudari terkasih,
Masa liturgis khusus, masa puasa, tiba kembali. Perjalanan hidup kita seakan-akan didaur ulang dalam bingkai hidup iman. Kita masuk kembali dalam keadaan baru bahwa hidup kita perlu melakukan perbaikan dan pembaruan.

Di tengah pelbagai keprihatinan dan kesulitan, kita tetap berjuang menjadi orang beriman yang baik. Kita menyadari lagi bahwa perjalanan ini perlu menumbuhkan hubungan yang baik dengan Tuhan dan sesama. Waktu pemulihan khusus ini adalah anugerah kebaikan Tuhan. Kita menerima masa ini dengan gembira dan penuh syukur.

Baca Juga: Berikut Ini Sikap Resmi Indonesia Terkait Konflik Berdarah Rusia dan Ukraina

Perjalanan masa puasa tahun ini mendapat bantuan sorotan tema, “memulihkan kehidupan: sehat sejahtera”, menuju lingkungan hidup yang seimbang dalam keadilan dan perdamaian. Lingkungan hidup demikian memerlukan kerjasama bersaudara dalam pelbagai segi. Panggilan pertobatan yang menyelimuti seluruh masa puasa adalah bagian utuh dari perjalanan hidup iman di dunia.

Dengan demikian, tema sinodal “persekutuan, partisipasi dan persekutuan” akan menjadi bagian utuh dari gerakan aksi puasa pembangunan 2022. Mengapa demikian? Pemulihan kehidupan dalam kesehatan dan kesejahteraan harus menjadi buah-buah hasil dari pergumulan sebuah gereja yang bersaudara, terlibat dan terutus dalam bingkai keseimbangan ekologis. Rasul petrus berkata; “layanilah seorang akan yang lain sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih Allah” (1 Ptr. 4:10).

 

Selama masa puasa, kita menemukan kembali kekayaan karunia Allah, yang mengutus Putra-Nya untuk memulihkan kembali keseimbangan dalam tubuh manusia dan tubuh dunia, yaitu membawa kembali kegembiraan dan kemerdekaan hidup. Dengan berbalik lagi kepada kehendak Allah, umat beriman berjumpa kembali dengan kuasa Roh Kudus yang dianugerahkan Kristus demi kemuliaan manusia.

Baca Juga: Renungan Jumat, 4 Maret 2022 (Sesudah Rabu Abu, St Adrianus dr Nikomedia, Beato Daniel Dajani, Beato Giovanni)

Orang beriman menumbuhkan lagi hubungan-hubungan yang secara efektif mendorong keseimbangan hidup yang sehat dan sejahtera dalam dunia yang terpapar oleh penyakit dan kemiskinan, seperti di masa pandemi Covid-19. Rasul Paulus berkata, “…dalam Kristus ada nasehat, ada penghiburan kasih, ada persekutuan Roh, ada kasih mesra dan belaskasihan, karena itu, sempurnakanlah sekacita dengan ini: hendaklah kamu sehati sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan, dengan tidak mencari kepentingan atau puji-pujian yang sia-sia” (Fil. 2:1-3).

Dalam doa dan tapa selama masa puasa, kita pasrah pada cara pandang Allah, agar hidup iman kita sejatinya semakin menyerupai hidup Yesus yang hanya mengutamakan kepentingan orang lain dan pada gilirannya memulihkan kehidupan. Kita membangun kembali kemuridan Yesus dalam perjalanan bersama untuk menjadi saksi-saksi kebaikan-Nya.

 

Menurut panggilan iman, kita menemukan lagi daya Ilahi yang mampu menggerakkan jejaring peradaban kasih dalam keluarga, komunitas iman, dan masyarakat kita. Semangat perutusan bersama ini akan menjadi kekuatan untuk memulihkan kehidupan yang terbuka dan terbagi seimbang dalam kesehatan kesejahteraan.

Baca Juga: Uskup Sanggau Berkati Gedung Gereja, Wabup Sanggau Puji Kerja Sama Umat

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abraham Runga Mali

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi

Minggu, 12 April 2026 | 16:58 WIB

Buku Biografi Paus Leo XIV Terbit 28 April Ini

Sabtu, 11 April 2026 | 08:16 WIB
X