VATIKAN (Katolikku.com) - Paus Fransiskus mengatakan dia tidak memiliki rencana untuk mengundurkan diri dalam waktu dekat dan cedera lututnya sedang dalam proses penyembuhan.
Laporan pengunduran diri Paus Fransiskus mulai menyebar bulan lalu mengingat tiga peristiwa yang akan terjadi pada akhir Agustus, termasuk pembentukan kardinal baru dan perjalanan sehari ke kota L'Aquila di Italia, yang dikunjungi Paus Benediktus XVI pada 2009, empat tahun sebelum diumumkan. pengunduran dirinya sendiri.
Paus Fransiskus mengatakan kepada Reuters dalam sebuah wawancara yang diterbitkan 4 Juli 2022 bahwa “semua kebetulan ini membuat beberapa orang berpikir bahwa ‘liturgi’ yang sama akan terjadi. Tapi itu tidak pernah terlintas di benak saya. Untuk saat ini tidak, untuk saat ini, tidak. Betulkah!"
Paus memang mengatakan, seperti di masa lalu, bahwa dia akan mempertimbangkan untuk mengundurkan diri suatu hari nanti jika dia tidak dapat lagi menjalankan Gereja karena kesehatan yang buruk, tetapi hanya “Tuhan akan berkata” ketika itu mungkin terjadi.
Baca Juga: Lagi Dua Pastor Katolik Diculik di Nigeria
Wawancara 90 menit dengan Reuters berlangsung pada 2 Juli 2022 di wisma Santa Marta di Vatikan, tempat Paus Fransiskus tinggal. Dia sering mengadakan pertemuan di ruang resepsi di lantai dasar gedung.
Menurut Reuters, Paus Fransiskus datang wawancara menggunakan tongkat.
Dia bercanda, "Aku masih hidup!" ketika ditanya bagaimana kabarnya. Dia juga menjelaskan bahwa dia menderita "patah tulang kecil" di lutut kanannya setelah salah melangkah dengan ligamen yang meradang.
Frakturnya sembuh, katanya, dengan bantuan terapi laser dan magnet. "Saya baik-baik saja, saya perlahan-lahan menjadi lebih baik."
Paus Fransiskus menyatakan penyesalannya bahwa, karena cedera lutut, dia harus membatalkan perjalanan ke Republik Demokratik Kongo dan Sudan Selatan, yang dijadwalkan pada 2-7 Juli 2022, dengan mengatakan keputusan itu menyebabkan dia “sangat menderita.”
Baca Juga: John Prior: Muka Inggris, Hati Wolofeo
Keputusan itu muncul setelah dokter mengatakan dia membutuhkan 20 hari lagi terapi dan istirahat untuk lututnya sebelum dia melakukan perjalanan ke Kanada 24-30 Juli.
Tepis rumor
Paus juga menepis rumor bahwa dia menderita kanker.
Artikel Terkait
Paus Fransiskus: Perang Dunia 3 Sebenarnya Sudah Mulai
Paus Fransiskus Terima Permintaan Uskup Belgia untuk Tidak Diangkat Jadi Kardinal
Bertemu Paus Fransiskus, Delegasi Buddhis Thailand Bawa Aneka Hadiah dan Daraskan Doa yang Syahdu
Paus Fransiskus Angkat Pastor Valentinus Saeng, C.P jadi Uskup Sanggau Gantikan Mgr Guiulio Mencuccini C.P
Paus Fransiskus Beri Berkat Khusus untuk Para Misionaris Indonesia di 70 Negara di Seluruh Dunia
Terkait Misa Latin, Pastor ‘Pembangkang’ Cap Paus Fransiskus sebagai ‘Diktator’
Paus Fransiskus Desak Umat Katolik Hentikan Polemik Misa Latin Lama
Orang Sakit dan Lansia Adalah Intensi Doa Paus Fransiskus selama Juli 2022
Elon Musk: Saya Merasa Terhormat Bisa Bertemu Paus Fransiskus
Kritik PBB Tak Berdaya Hentikan Perang, Paus Fransiskus: Penggunaan Nuklir Tak Bermoral