• Sabtu, 18 April 2026

Renungan Katolik, Rabu, 31 Agustus 2022:(Pekan Biasa XXII, St Aidan, St Nikodemus, St Raimundus Nonnatus)

- Rabu, 31 Agustus 2022 | 06:33 WIB
Pater Kons Beo SVD
Pater Kons Beo SVD

Rabu, 31 Agustus 2022
(Pekan Biasa XXII, St Aidan, St Nikodemus, St Raimundus Nonnatus)

Bacaan I 1Korintus 3:1-9
Mazmur Tanggapan Mzm 33:12-15
Injil Lukas 4:38-44

"Tetapi banyak orang mencari Dia"
Luk 4:42
(Et turbae requirebant eum)

BANYAK yang terkesima oleh kehadiran Yesus. Dia hadir bagi sekian banyak orang. Dalam keseluruhan DiriNya yang utuh. Ia telah masuk dalam situasi nyata. Dalam apa yang sedang mereka rasakan.

SEBAB itu, kehadiran Yesus sungguh jadi kehadiran yang menyapa, yang menyembuhkan dan yang membebaskan.

Baca Juga: Bacaan I Hari Rabu 31 Agustus 2022. (1Korintus 3:1-9)

Itulah jawaban yang tepat atas pergumulan yang dihadapi orang banyak. Bahkan saat hendak matahari terbenam pun, masih terdapat sekian banyak orang yang mencariNya (cf Luk 4:40).

TETAPI, apakah Yesus terikat oleh 'pencaharian sekian banyak orang itu?' Nyatanya tidak! Sebab Ia tahu apa artinya juga mesti berangkat ke tempat yang sunyi (Luk 4:42).

'Sibuk dirindui dan ramai dicari mesti diperlengkapkan dengan apa artinya ke tempat yang sunyi.

TETAPI pula bahwa warta keselamatan, Injil Kerajaan Allah serta kehadiran Yesus sendiri mesti meluas. Melampaui harapan dan kerinduan tertentu yang terbatas.

'Usaha orang banyak untuk menahan Yesus tidak menjadi alasan untuk 'tidak mewartakan Injil di kota-kota lain' (cf Luk 4:43).

KEMEGAHAN misioner sering diukur dari 'jumlah yang melambung.' Saat semuanya hanya ditakar pada rasa suka, kagum pun pada rasa cinta dari sekian banyak orang. Gema perutusan pun sering tertambat pada 'mahakarya telah berbuat banyak dan besar.'

JIKA semuanya mesti demikian adanya, maka bukan kah akan ada bahaya reputasisme yang mengintip? Saat perutusan hanya tinggal tertahan pada tambatan pencitraan? Saat aplaus dengan segala litania kebesaran diri didaraskan.

Baca Juga: Bacaan Injil Hari Rabu 31 Agustus 2022. (Lukas 4:38-44)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Maximus Ali Perajaka

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Renungan 108: Suara Gereja

Sabtu, 18 April 2026 | 14:04 WIB

Menjelajahi Kegelapan Ketakutan

Sabtu, 18 April 2026 | 13:49 WIB

Bacaan Liturgis, Sabtu Pekan kedua Paskah

Jumat, 17 April 2026 | 19:30 WIB

Ratu Surga, Bersukacitalah, Alleluya

Jumat, 17 April 2026 | 14:54 WIB

Putera Allah yang Hidup, Berkatilah UmatMu

Jumat, 17 April 2026 | 14:51 WIB

Rahmat Ilahi Tak Pernah Gagal

Jumat, 17 April 2026 | 11:18 WIB

Tuhan, Perhatikanlah HambaMu.

Kamis, 16 April 2026 | 13:30 WIB

Renungan 106: Tidur dalam Kristus

Kamis, 16 April 2026 | 10:08 WIB

Keyakinan yang Mengubah

Kamis, 16 April 2026 | 10:01 WIB

Tinggallah Beserta kami, ya Tuhan.

Kamis, 16 April 2026 | 06:21 WIB

Bacaan Liturgis pada Kamis Pekan ke-2 Paskah

Rabu, 15 April 2026 | 22:25 WIB
X